Dia memilih berhemat dan rajin menabung, lalu memanfaatkan uang dengan amat efektif hingga bisnisnya berkembang, tetapi ya proses yang dilaluinya tidak ada yang cepat. Butuh waktu lama baginya memajukan usaha tanpa perlu gali lubang tutup lubang.
Kita tidak bermaksud membuka medan debat tentang pilihan mau berutang atau pun tidak. Karena berutang sih boleh-boleh saja, asalkan tepat guna.
Apabila mampu menjalani hidup tanpa utang, maka Anda telah mendapatkan surganya dunia. Tiada yang lebih berharga dalam hidup yang singkat ini kecuali ketenangan lahir batin.
Sekiranya tidak mungkin hidup tanpa berutang, maka Anda perlu mengukur kemampuan terlebih dahulu. Utang tetaplah utang. Utang bukanlah paket hadiah, tidak ada yang gratis. Dan yang paling penting dihindari, jangan sampai berutang dijadikan hobi, jangan sampai leher terjerat oleh belitan utang.
Biar tekor asal kesohor, inilah yang membuat gaya hidup menjadi besar pasak daripada tiang. Berutang bukan lagi untuk hal-hal mendesak, melainkan untuk gaya hidup yang lebih banyak aroma riya.
Berutang macam inilah yang menjadi jebakan berbahaya, yang perlu dihindari.
KOMENTAR ANDA