KOMENTAR

“Ada konflik waktu, konflik tekanan, hingga perbedaan perilaku. Karena itu penting untuk pembagian peran disertai dukungan dari pasangan. Saya juga harus memberi pengertian ke anak-anak kalau bunda mereka ada di rumah bukan berarti tidak melakukan apa-apa. Karena itu, jika mereka butuh saya, mereka bisa memberi tahu. Tapi untuk saya bisa membantu mereka, ada waktunya (tidak bisa terlalu cepat),” kata Intan.

Nah, perempuan Indonesia, mari jaga kesehatan fisik dan mental demi memaksimalkan keberdayaan kita.




NGOBIZ, Diskusi Seputar Strategi Bisnis Berkelanjutan ala CIMB Niaga dan APINDO Jawa Timur

Sebelumnya

Soyalympic 2025 Resmi Dimulai, Morinaga Soya Perkuat Edukasi Alergi dan Dukung Tumbuh Kembang Anak

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel C&E